Sarqiah, Sarqiah (2026) Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Etika Komunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Sarqiah-148623022003.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
Abstract
Etika komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan akhlak siswa yang perlu dibina secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan siswa yang menggunakan bahasa kurang sopan, saling mengejek, berbicara saat guru menjelaskan pelajaran, serta menunjukkan perilaku komunikasi yang belum sesuai dengan nilai-nilai etika Islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina etika komunikasi pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong serta faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Islam, wakil kepala sekolah, dan siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina etika komunikasi siswa dilakukan melalui empat strategi, yaitu keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan pemberian sanksi edukatif. Strategi tersebut diterapkan melalui pemberian contoh penggunaan bahasa yang santun, pembiasaan mengucapkan salam dan berdoa, pemberian arahan serta nasihat, dan penerapan sanksi yang bersifat mendidik. Faktor pendukung pembinaan etika komunikasi siswa meliputi kerja sama antara guru dan orang tua, keteladanan guru dan staf sekolah, lingkungan sekolah yang kondusif, serta adanya aturan dan pembiasaan sekolah. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi pengaruh lingkungan pergaulan di luar sekolah, penggunaan media sosial yang kurang terkontrol, perbedaan pola komunikasi dan pola asuh dalam keluarga, kurangnya pengawasan sebagian orang tua, serta kebiasaan sebagian siswa menggunakan bahasa yang kurang sopan. Dengan demikian, keberhasilan pembinaan etika komunikasi siswa sangat dipengaruhi oleh penerapan strategi guru Pendidikan Agama Islam yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
| Item Type: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi, Guru Pendidikan Agama Islam, Etika Komunikasi, Siswa |
| Subjects: | 200 AGAMA > 2X7 Filsafat dan Pengembangannya > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam (FAI) > Pendidikan Agama Islam (PAI) |
| Depositing User: | UNIMUDA Administrator Sorong |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:27 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:27 |
| URI: | http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/1237 |
