Mayor, Yayu Estefania (2025) Peran Adat Sasi Dalam Pembentukan Nilai-Nilai Kewarganegaraan di Kampung Urbinasopen Kabupaten Raja Ampat. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Yayu Estefania Mayor - 148720520021.pdf - Supplemental Material
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran adat sasi dalam pembentukan nilai-nilai kewarganegaraan di Raja Ampat, Papua Barat, serta implementasinya dalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah setempat. Adat sasi adalah tradisi lokal yang mengatur pengelolaan sumber daya alam dengan cara melarang sementara pemanfaatannya untuk memberikan kesempatan kepada alam agar pulih dan berkembang kembali. Masyarakat Raja Ampat menjadikan adat sasi sebagai bagian integral dari kehidupan mereka yang harus dihormati dan diterapkan dalam pengelolaan alam dan sumber daya bersama. Oleh karena itu, adat sasi sangat relevan dengan pembentukan nilai-nilai kewarganegaraan yang meliputi tanggung jawab sosial, gotong royong, keadilan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, guru pendidikan kewarganegaraan, serta siswa di sekolah-sekolah di Raja Ampat, observasi partisipatif terhadap penerapan adat sasi di masyarakat, dan studi dokumentasi terkait dengan pendidikan kewarganegaraan serta adat sasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat sasi tidak hanya berperan dalam pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk membentuk karakter kewarganegaraan. Masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan adat sasi mengembangkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama, serta meningkatkan nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan solidaritas sosial. Penerapan adat sasi memberikan dampak positif terhadap integrasi nilai-nilai lokal dalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah di Raja Ampat. Pembelajaran yang mengintegrasikan adat sasi mampu menjadikan pendidikan kewarganegaraan lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, serta memperkuat rasa cinta tanah air dan identitas budaya di kalangan siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar kurikulum pendidikan kewarganegaraan di Raja Ampat memasukkan nilai-nilai kearifan lokal seperti adat sasi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aplikatif, kontekstual, dan berbasis pada budaya lokal yang dapat memperkuat pemahaman siswa tentang kewajiban mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab terhadap sesama dan lingkungan.
| Item Type: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adat Sasi, Pendidikan Kewarganegaraan, Kearifan Lokal |
| Subjects: | 300 ILMU SOSIAL 300 ILMU SOSIAL > 370 Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Pendidikan Bahasa Sosial dan Olahraga (FABIO) > Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) |
| Depositing User: | UNIMUDA Administrator Sorong |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:09 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 02:09 |
| URI: | http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/904 |
