Analisis Komunikasi Guru Dalam Pembelajaran Inklusi Kelas VI di SD Inpres 15 Kabupaten Sorong

Bame, Novalina (2025) Analisis Komunikasi Guru Dalam Pembelajaran Inklusi Kelas VI di SD Inpres 15 Kabupaten Sorong. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
Novalina Bame-148620619183.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Abstract

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau informasi dari satu pihak kepada pihak lainnya sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Komunikasi dapat dilakukan secara lisan atau nonverbal. Faktor yang paling penting dalam pembelajaran inklusi adalah komunikasi. Komunikasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran inklusif,. kualitas komunikasi dalam proses pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil belajar peserta didik di sekolah dasar. Untuk itu, perlunya pola komunikasi yang relevan bagi guru dalam agar pembelajaran inklusi dalam satuan pendidikan dapat terlaksana dengan baik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi Tempat dilaksanakannya penelitian yaitu di SD Inpres 15 Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik di SD Inpres 15 Kabupaten Sorong dan Sampel dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas VI SD Inpres 15 Kota Sorong. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Bentuk instrumen pada penelitian ini adalah observasi atau pengamatan dan wanwancara. Contoh bentuk instrumen observasi dan wawancara dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yang digunakan peneliti sebagimana yang dikemukakan miles dan hubberman (sugiyono, 2007: 204) yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan. Adapun hasil analisis data berdasarkan observasi dan wawancara mengenai komunikasi guru didalam pembelajaran yang inklusi dan dalam penelitian ini, dapat dijelaskan bahwa guru kelas VIA SD Inpres 15 Kabupaten Sorong dapat disimpulkan belum mengakomodasikan pembejaran yang inklsi untuk memenuhi semua kebutuhan peserta didik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan digunakan guru dalam pembelajaran inklusi di kelas VI SD Inpres 15 Kabupaten Sorong adalah pola komunikasi kelompok. Hambatan dalam pembelajaran yang inklusi, dikelas VI SD Inpres 15 Kabupaten Sorong adalah keterampilan dan metode pembelajaran. Oleh karena itu, untuk mengurangi persoalan tersebut, tenaga pendidik (guru) perlu terus dimotivasi dan mendapatkan sosialisasi, pembinaan ataupun pelatihan yang berkaitan dengan pembelajaran inklusi.

Item Type: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1)
Uncontrolled Keywords: komunikasi guru, pembelajaran inklusi
Subjects: 300 ILMU SOSIAL > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa Sosial dan Olahraga (FABIO) > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Depositing User: UNIMUDA Administrator Sorong
Date Deposited: 13 Jan 2026 07:30
Last Modified: 13 Jan 2026 07:30
URI: http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/853

Actions (login required)

View Item
View Item