Rematobi, Aletha (2026) Analisis Kesulitan Guru Dalam Menerapkan Pembalajaran Berdiferensiasi Pada Siswa Kelas III di SD Negeri 19 Kota Sorong. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Aletha Rematobi-148620622167.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan menganalisis kesulitan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas III di SD Negeri 19 Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi belum terlaksana secara optimal. Berdasarkan hasil observasi terhadap 12 indikator, terdapat 6 indikator yang terlaksana dan 6 indikator yang belum terlaksana, dengan tingkat keterlaksanaan keseluruhan sebesar 50%. Pada diferensiasi konten, tingkat keterlaksanaan mencapai 75%. Guru telah melakukan asesmen awal, menggunakan beberapa sumber belajar, dan memberikan penjelasan tambahan kepada siswa. Namun, guru masih mengalami kesulitan dalam menyediakan materi pembelajaran dengan tingkat kesulitan yang berbeda sesuai dengan kemampuan siswa serta mengelompokkan siswa berdasarkan kebutuhannya. Pada diferensiasi proses, tingkat keterlaksanaan mencapai 25%. Guru telah memberikan bantuan dan bimbingan kepada siswa, tetapi masih mengalami kesulitan dalam menerapkan metode dan kegiatan pembelajaran yang bervariasi, mengelompokkan siswa secara sistematis, serta memberikan kesempatan berpartisipasi secara merata. Pada diferensiasi produk, tingkat keterlaksanaan mencapai 50%. Guru telah memberikan tugas dan melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa, tetapi belum optimal dalam menyediakan pilihan bentuk produk yang beragam dan menyesuaikan tugas dengan kebutuhan siswa. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa keterbatasan waktu menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi di kelas III SD Negeri 19 Kota Sorong telah diterapkan, tetapi belum optimal pada aspek konten, proses, dan produk. Kesulitan utama yang dihadapi guru meliputi penyediaan materi sesuai kemampuan siswa, pengelompokan siswa berdasarkan kebutuhan belajar, penerapan metode pembelajaran yang bervariasi, keterbatasan waktu, serta penyediaan tugas dan pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi agar kebutuhan belajar siswa dapat terakomodasi secara lebih optimal.
| Item Type: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kesulitan guru, pembelajaran berdiferensiasi, konten, proses, produk. |
| Subjects: | 300 ILMU SOSIAL > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD |
| Divisions: | Fakultas Pendidikan Bahasa Sosial dan Olahraga (FABIO) > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) |
| Depositing User: | UNIMUDA Administrator Sorong |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 01:06 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 01:06 |
| URI: | http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/1253 |
