Prarancangan Pabrik Asam Formiat Dari Metil Format dan Air Menggunakan Reaksi Hidrolisis Dengan Kapasitas 70.000 Ton/Tahun

Sabollah, Siti Halijah (2026) Prarancangan Pabrik Asam Formiat Dari Metil Format dan Air Menggunakan Reaksi Hidrolisis Dengan Kapasitas 70.000 Ton/Tahun. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

[thumbnail of Siti Halijah Sabollah-142420121015.pdf] Text
Siti Halijah Sabollah-142420121015.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)

Abstract

Prarancangan pabrik asam formiat kapasitas 70.000 ton/tahun direncanakan beroperasi pada tahun 2029 di Palembang, Sumatera Selatan, dengan tujuan memenuhi kebutuhan domestik, mengurangi ketergantungan impor, dan menciptakan lapangan kerja. Lokasi ini dipilih karena strategis, berdekatan dengan sentra karet terbesar di Indonesia, yang akan mempermudah pemasaran asam formiat sebagai koagulan lateks. Bahan baku utama metil format diimpor dari Chemfine International Co. Ltd., Tiongkok, serta air baku diambil dari Sungai Musi yang diolah agar memenuhi standar proses. Proses produksi menggunakan hidrolisis metil format, proses ini dipilih karena reaksinya sederhana dan konversinya 90%. Kebutuhan feed fresh metil format sebesar 18.591,55 kg/jam, dan air 13.537,54 kg/jam dengan aliran recycle 13.240,31 kg/jam. Dari tinjauan termodinamika, reaksi ini bersifat endotermis, ditunjukkan oleh nilai entalpi pembentukan standar (∆Hºf) sebesar 11,814 kJ/mol. Selain itu, nilai energi bebas gibbs pembentukan standar (∆Gºf) sebesar 12,64 kJ/mol menandakan bahwa reaksi ini tidak berlangsung secara spontan dan memerlukan asupan energi eksternal. Tinjauan kinetika menunjukkan bahwa energi aktivasi (Ea) sebesar 11.648,32 kJ/mol. Pada tahap awal atau startup, pabrik memerlukan air sebesar 990.159,03 liter/jam untuk mengisi sistem, meliputi air pendingin 803.106,95, umpan boiler 169.754,54 L/jam, air bahan baku 13.537,540 L/jam, dan sanitasi sebesar 3.760 L/jam. Total kebutuhan listrik 1.977,204 kW dengan total buangan limbah 7.951.731,14 kg/jam. Hasil analisis ekonomi menunjukkan indikator yaitu: ROI 84,43% sebelum pajak dan 54,87% setelah pajak; POT 1,06 tahun sebelum pajak dan 1,54 tahun setelah pajak; BEP 56,66%; SDP 3,31%; POS 25,51% sebelum pajak dan 16,58% setelah pajak; serta DCFRR 41%. Berdasarkan indikator teknis, utilitas, termodinamika, kinetika, dan ekonomi tersebut, prarancangan pabrik ini sangat menguntungkan, berisiko rendah, dan berkelanjutan, sehingga layak untuk didirikan.

Item Type: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1)
Subjects: 600 TEKNOLOGI, ILMU TERAPAN > 660 Teknologi Kimia > 660.2 Topik-topik Umum Teknologi Kimia > 660.281 Perencanaan/Desain Pabrik dan Proses Kimia
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Teknik Kimia
Depositing User: UNIMUDA Administrator Sorong
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:06
Last Modified: 10 Aug 2026 06:06
URI: http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/1165

Actions (login required)

View Item
View Item