Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Bandotan (Ageratum conyzoides) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus dan Bakteri Escherichia coli

Husna, Anita Nur (2026) Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Bandotan (Ageratum conyzoides) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus dan Bakteri Escherichia coli. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

[thumbnail of Anita Nur Husna-144820121007.pdf] Text
Anita Nur Husna-144820121007.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)

Abstract

Antibakteri adalah molekul senyawa atau bahan yang mampu mencegah dan membasmi bakteri. Bahan antibakteri sering kali ditemukan dalam makhluk hidup sebagai metabolit sekunder. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas antibakteri ekstrak etanol bandotan (A. conyzoides) terhadap bakteri S. aureus dan bakteri E. Coli. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium dari bulan November 2025 hingga Januari 2026. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Skrining fitokimia yang dihasilkan dalam bandotan yaitu alkaloid, saponin, tanin, polifenol dan flavonoid. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada konsentrasi 25% dan 50%, serta menggunakan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan aqua pro injectio sebagai kontrol negatif. Berdasarkan hasil uji fitokimia sampel ekstrak bandotan menunjukkan reaksi positif terhadap senyawa alkaloid, saponin, tanin, polifenol, dan flavonoid. Hasil dalam penelitian ini mendapatkan zona hambat di sekitar kertas cakram sesuai dengan ekstrak yang digunakan pada bakteri S. aureus pada konsentrasi 25% dan 50% dengan nilai rata-rata 3,9 mm dan 2,3 mm kategori lemah dan pada bakteri E. coli dengan konsentrasi 25% dan 50% nilai rata-rata 1,1, mm dan 4,9 mm dalam kategori lemah. Pada analisis data, ekstrak etanol bandotan terhadap bakteri S, aureus menunjukkan bahwa kontrol positif berbeda signifikan P ≤0,05 dengan konsentrasi 25% dan konsentrasi 50% tetapi pada kontrol negatif tidak berbeda signifikan P ≥0,05 dengan konsentrasi 50%, bakteri e. coli terhadap kontrol positif berbeda signifikan P ≤0,05 dengan konsentrasi 25% dan 50% namun pada kontrol negatif tidak berbeda signifikan P ≥0,05 dengan konsentrasi 25% dan konsentrasi 50% kesimpulan dalam penelitian ini pada konsentrasi yang digunakan tidak memiliki efektivitas terhadap bakteri S. aureus dan bakteri E. coli dikarenakan hasil dari analisis data pada konsentrasi yang digunakan hampir sama dengan kontrol negatif

Item Type: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1)
Uncontrolled Keywords: Antibakteri; Ekstrak Bandotan (A. conyzoides); Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli
Subjects: 600 TEKNOLOGI, ILMU TERAPAN > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.1 Obat-obatan, Materi Medika > 615.19 Kimia Kedokteran, Kimia Kesehatan
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: UNIMUDA Administrator Sorong
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:47
Last Modified: 24 Jul 2026 07:47
URI: http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/1088

Actions (login required)

View Item
View Item