Perbandingan Pendapatan Usaha Tani Cabai Antara Petani Pengguna Biosaka Dan Petani Non-Biosaka (Studi Pada Petani di Distrik Mayamuk, Mariat Dan Salawati Kabupaten Sorong

Setiawati, Wiwin (2025) Perbandingan Pendapatan Usaha Tani Cabai Antara Petani Pengguna Biosaka Dan Petani Non-Biosaka (Studi Pada Petani di Distrik Mayamuk, Mariat Dan Salawati Kabupaten Sorong. S1 thesis, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

[thumbnail of Wiwin Setiawati-145420121002.pdf] Text
Wiwin Setiawati-145420121002.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produksi, biaya produksi, harga jual, dan pendapatan usaha tani cabai antara petani pengguna biosaka dan non-biosaka di tiga distrik Kabupaten Sorong, yaitu Distrik Mayamuk, Distrik Mariat, dan Distrik Salawati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah petani pengguna biosaka yang berjumlah 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Kelompok kedua adalah petani non-biosaka, dari populasi yang lebih besar dipilih secara acak (random sampling) sebanyak 30 orang untuk dijadikan kelompok pembanding. Dengan demikian, total sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani pengguna biosaka memiliki rata-rata produksi yang lebih tinggi, yaitu 1.796 kg per musim tanam dibandingkan petani non-biosaka sebesar 1.576 kg. Biaya produksi petani biosaka lebih rendah, yaitu Rp51.380.494 dibandingkan Rp53.611.775 pada petani non-biosaka. Pendapatan rata-rata petani biosaka juga lebih tinggi, yaitu Rp45.586.172 dibandingkan Rp34.188.245 pada petani non-biosaka. Berdasarkan Hasil uji Mann- Whitney, terdapat perbedaan signifikan pada variabel produksi, biaya dan pendapatan antar dua kelompok, sementara itu harga jual tidak menunjukan perbedaan signifikan karena harga lebiih di pengaruhi oleh kondisi pasar. Temuan ini menunjukan bahwa penggunaan biosaka mampu meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas sehingga memberikan pendapatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, penggunaan biosaka terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil dan pendapatan petani, serta dapat mengurangi penggunaan pestisida kimia dan menekan biaya produksi, sehingga lebih menguntungkan bagi petani cabai di Kabupaten Sorong

Item Type: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (S1)
Uncontrolled Keywords: Biosaka, Produksi, Biaya, Harga, Pendapatan Usaha Tani Cabai
Subjects: 000 KARYA UMUM
Divisions: Fakultas Pertanian (FAPERTA) > Agribisnis
Depositing User: UNIMUDA Administrator Sorong
Date Deposited: 23 Jul 2026 03:32
Last Modified: 23 Jul 2026 03:32
URI: http://eprints.unimudasorong.ac.id/id/eprint/1065

Actions (login required)

View Item
View Item